FENESA Scientific Community Gelar Klinik PKM Intensif: Langkah Strategis Mahasiswa FEB UNESA Raih PIMNAS 2025
Surabaya – Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kini memiliki peluang lebih besar untuk lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025. Fenesa Scientific Community (FSC), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEB UNESA, menggelar sebuah acara Klinik PKM, pada Minggu, 25 Mei 2025. Bertempat di Gedung G4 FEB UNESA, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proposal PKM melalui bimbingan intensif dan konstruktif, dengan harapan dapat mengantarkan proposal mahasiswa hingga ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025.
Meskipun PKM adalah salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang strategis untuk mendorong inovasi mahasiswa, banyak mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala dalam menyusun proposal berkualitas. Tantangan yang kerap muncul meliputi kurangnya pemahaman terhadap mekanisme dan sistematika PKM, keterbatasan dalam mengembangkan ide inovatif, dan minimnya bimbingan yang sesuai standar. Di UNESA sendiri, meskipun antusiasme mahasiswa tinggi, tingkat keberhasilan proposal yang lolos pendanaan masih perlu ditingkatkan. Banyak proposal yang gagal karena ketidaksesuaian format, dasar teori yang lemah, atau rencana anggaran yang tidak realistis.
Klinik PKM hadir sebagai jawaban atas permasalahan ini. Dengan kolaborasi antara FEB UNESA, tim dosen penalaran, dan FSC, acara ini menjadi fasilitas pendampingan yang sistematis dan berkelanjutan. Tujuannya bukan hanya sebagai ajang persiapan kompetisi, melainkan juga untuk membangun ekosistem akademik yang kolaboratif dan produktif di lingkungan kampus.
Acara ini secara khusus menargetkan seluruh mahasiswa FEB UNESA yang telah lolos seleksi internal tingkat fakultas. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari dosen serta mahasiswa berpengalaman di bidang PKM mulai dari jenis PKM Riset Sosial Humaniora (RSH), Gagasan Futuristik Konstruktif (GFT), Video Gagasan Konstruktif (VGK), PKM Kewirausahaan (K), dan PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PM).
Dalam acara ini, mahasiswa berpartisipasi dalam sesi konsultasi individu maupun kelompok, di mana mereka menerima umpan balik terperinci mengenai ide, metodologi, dan format proposal dari dosen penalaran. Setelah kegiatan klinik, mahasiswa diwajibkan untuk merevisi proposal mereka berdasarkan saran dan masukan yang telah diberikan oleh dosen reviewer. Proposal yang telah direvisi wajib dikumpulkan untuk dilaporkan kepada pihak fakultas.
Keberhasilan Klinik PKM ini diukur dari beberapa indikator konkret. Pertama, semua mahasiswa yang lolos seleksi internal tingkat FEB UNESA harus benar-benar mengunggah proposal PKM mereka di SIM-PKM. Kedua, acara ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah mahasiswa FEB UNESA yang berprestasi melalui pendanaan proposal. Output utama dari kegiatan ini adalah proposal PKM yang siap diunggah hingga berhasil terunggah di SIMBELMAWA.
Dengan adanya Klinik PKM, diharapkan mahasiswa UNESA lebih siap menghadapi kompetisi PKM dan mampu menghasilkan proposal yang berkualitas dan inovatif. Selain itu, program ini juga membantu mewujudkan visi dan misi FEB UNESA dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Melalui upaya ini, Fenesa Scientific Community berharap dapat menciptakan karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi bangsa.
